Kereta tradisional bertenaga kuda khas Lombok yang melintasi pesisir pantai Senggigi dan jalan aspal. Penyelidikan difokuskan pada kalkulasi empiris bagaimana kusir membatasi jumlah muatan dan laju derap kuda saat menembus hambatan butiran pasir basah versus permukaan padat.
Menjelaskan jarak, perpindahan, kelajuan, dan kecepatan dalam konteks cidomo.
Menginterpretasi grafik posisi-waktu ($x-t$) dan kecepatan-waktu (v-t).
Menyusun argumen berbasis data observasi/simulasi.
Mengamati fenomena budaya Sasak, menetapkan target/strategi belajar, mengidentifikasi masalah, dan membuat prediksi awal
Mengeksplorasi konsep fisika, menghubungkan pengetahuan lokal dengan sains, serta menganalisis variable
Melakukan eksperimen sedikitnya tiga kali dengan memvariasikan beban kargo, mengukur waktu menggunakan stopwatch digital, dan mengamati perubahan kecepatan melalui kurva kecepatan-waktu secara langsung.
Menyusun argumentasi menggunakan enam komponen Toulmin, mengevaluasi prediksi, dan merefleksikan proses belajar